• Rabu, 8 Desember 2021

Pihak Keluarga: Wali Kota Cilegon Tidak Terjaring Dalam OTT KPK

- Sabtu, 23 September 2017 | 15:19 WIB
Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi.*
Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi.*

CILEGON, [NEWSmedia] - Informasi terkait operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap pejabat di Kota Cilegon yang satu di antaranya disebut adalah Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi, hingga kini masih simpang siur. Hingga Sabtu (23/9/201) siang, pihak KPK belum memberikan keterangan resmi siapa saja yang terlibat dalam operasi tangkap tangan, Jumat (22/8/2017) malam.

Bahkan, Ratu Ati Marliati, kakak kandung Wali Kota Cilegon Tb Iman Ariyadi menepis kabar yang beredar, bahwa adiknya tertangkap KPK dalam OTT.

"Perlu saya sampaikan bahwa saat OTT berlangsung, Pak Wali sedang berada di Jakarta bersama saya dan keluarga yang lain, karena sedang ada acara keluarga," kata Ratu Ati Marliati yang menggelar konferensi pers bersama beberapa keluarganya di Cilegon, Sabtu (23/9/2017) siang.

Ratu Ati menegaskan, Wali Kota Cilegon Tb Iman Ariyadi tidak terjaring dalam OTT KPK tersebut. Menurutnya, Wali Kota Cilegon, Tb Iman Ariyadi datang ke Gedung KPK diantar oleh keluarga pada Jumat (22/8/2017) malam sekitar pukul 23.30 WIB, untuk mengklarifikasi penangkapan terhadap salah satu pejabat Cilegon itu.

"Kenyataannya memang seperti itu. Pak wali diantar oleh keluarga mendatangi KPK untuk mengklarifikasi OTT. Jadi tidak benar kalau Pak wali kota terjaring dalam OTT," ucapnya.

Ratu Ati mengatakan, pihaknya dan Wali Kota Cilegon Tb Iman Ariyadi mengetahui adanya OTT KPK di Cilegon dari pemberitaan media. "Jadi ini perlu diluruskan agar tidak simpang siur," ujar Ratu Ati.

Ratu Ati menjelaskan, Wali Kota Cilegon Tb Iman Ariyadi langsung mendatangi Gedung KPK setelah mendapat informasi anak buahnya terjaring OTT KPK. Menurutnya, pada saat itu pihak KPK meminta kesediaan wali kota untuk hadir memberikan keterangan terkait penangkapan anak buahnya tersebut.

"KPK menghubungi Pak wali untuk dimintai keterangan akan kasus tersebut. Karena diminta sama KPK, Pak wali bersedia datang untuk dimintai klarifikasi. Sebagai pimpinan dan taat hukum akhirnya beliau pun datang sendiri ke kantor KPK. Gimana mau OTT coba?" ucapnya.

-

Halaman:

Editor: Mulyadi

Tags

Terkini

X