• Selasa, 7 Desember 2021

Pejabat di Lingkungan Pemkab Serang Mangkir Ditest Urine

- Kamis, 30 November 2017 | 13:05 WIB
Salah satu pejabat di lingkungan Pemkab Serang yang mengikuti test urine di Aula Tb. Suwandi, Kamis (30/22/2017).*
Salah satu pejabat di lingkungan Pemkab Serang yang mengikuti test urine di Aula Tb. Suwandi, Kamis (30/22/2017).*

SERANG, [NEWSmedia] - Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang ditest urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten di Aula Tb. Suwandi Kabupaten Serang, Kamis (30/11/2017).

Namun, dari sekian banyak pejabat yang ada di lingkungan Pemkab Serang, baik eselon II, III dan IV, tercatat hanya 32 orang yang mengikuti kegiatan test urine tersebut.

"Kalau undangan ini kan terbatas, tapi kegiatan test ini kedepan harus dilakukan secara menyeluruh, kita ingin kedepan, dua atau tiga bulan secara rutin kita test urin ini semua aparatur bukan para pejabat saja," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Serang, Agus Erwana kepada awak media.

Ia mengatakan, jika ada aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti menyalahgunakan narkoba dan tidak melapor kepada instansi terkait, pihaknya akan memberikan sanksi yang tegas terhadap ASN tersebut.

"Kalau memang mereka tidak lapor dan tertangkap kan ada sanksi, saya kira itu harus dibina dulu, pendekatan kepada masyarakat agar yang kena untuk lapor agar bisa direhabilitasi, ini yang harus digaungkan," jelasnya.

Empat Kecamatan Zona Merah Narkoba

Pada kesempatan itu juga, Agus mengungkapkan, berdasarkan hasil pendataan, pihaknya berhasil menghimpun empat kecamatan di Kabupaten Serang yang dinyatakan zona merah narkoba.

"Yaitu Kecamatan Pabuaran, Kecamatan Baros, Kecamatan Padarincang dan Kecamatan Ciomas, ini berdasarkan pendataan tim," ungkapnya.

Meski demikian, ia juga menegaskan, kecamatan yang tidak disebut diatas juga harus mengambil langkah-langkah untuk memerangi narkoba, sebab menurutnya, narkoba sudah menjadi musuh bersama yang harus dimusnahkan.

Halaman:

Editor: Muhammad Adi

Tags

Terkini

X