• Selasa, 24 Mei 2022

Natal dan Tahun Baru, 600 Ribu Wisatawan Ditarget Datang ke Pandeglang

- Kamis, 21 Desember 2017 | 14:56 WIB
Bupati Pandeglang, Irna Narulita setelah Rapat Koordinasi di Gedung Bank Indonesia Perwakilan Banten, Kamis (21/12/2017).*
Bupati Pandeglang, Irna Narulita setelah Rapat Koordinasi di Gedung Bank Indonesia Perwakilan Banten, Kamis (21/12/2017).*

SERANG,  [NEWSmedia] - Pemerintah Kabupaten Pandeglang menargetkan jumlah wisatawan yang akan mendatangi tempat-tempat wisata di Kabupaten Pandeglang selama libur Natal dan Tahun Baru 2018 sebanyak 600 ribu.

Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Pandeglang, Irna Narulita setelah Rapat Koordinasi di Gedung Bank Indonesia Perwakilan Banten, Kamis (21/12/2017).

"Kita target 600 ribu, tapi mudah mudahan lebih, karena banyak pemuda pemudi Pandeglang yang jual objek-objek wisata di Pandeglang melalui medsos," kata Irna kepada awak media.

Ia mengungkapkan, saat ini pihaknya telah membuat program berupa kampung wisata di Pandeglang, sebab menurutnya, yang diinginkan oleh wisatawan saat ini adalah back to nature atau kembali ke alam.

"Tidak melulu di pantai atau ke Kawasan Ekonomi Khusus di Tanjung Lesung atau di Sumur, tapi mereka juga punya plihan lain di kampung wisata, karena Pariwisata berbasis BUMDes kan ada angaran, dari anggaran dan desa Rp400 juta perdesa dari dana desaRp800 juta, silahkan dipake untuk pengembangan pariwisata desa," ungkapnya.

Ia menuturkan, meski beberapa jalan di Kabupaten Pandeglang masih ada yang bolong,  pihaknya telah melakukan pendanaan terhadap jalan-jalan rusak tersebut.

"Kalau kebuthan 100 persen emang kurang, tapi UPT kami sudah turun dan mendata jalan yang bolong, kami dengan Polres sudah rapat, jangan sampai wisatawan tidak nyaman dan tidak terlindungi," tuturnya.

Ia juga menegaskan, untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, pihaknya telah meminta kepada pemerintah Provinsi Banten dan oemerintah pusat untuk melakukan pelebaran jalan di Kabupaten Pandeglang, namun hibgga saat ini, realisasinya masih nihil.

"Kami sudah minta jalan dilebarkan dari zaman belanda, tapi belum juga dilebarin, dari Palima, Pandeglang, Mengger sampai ke tanjung lesung, itu kan jalan provinsi dan pusat,  karena titik macet ada di tempat wisata, seperti di Carita, Tanjung Lesung dan Sumur, kita sudah bekerjasmaa dengan semua instansi terkait untuk membuat wisatawan nyaman," pungkasnya. [ahi]

Halaman:

Editor: Muhammad Adi

Tags

Terkini