• Selasa, 28 September 2021

Panwaslu: Pencalonan Syafrudin-Subadri Bisa Dibatalkan

- Kamis, 5 Juli 2018 | 07:22 WIB
Pasangan Calon Wali Kota dan Wali Kota Serang, Syafrudin-Subadri. [Dok NEWSmedia]*
Pasangan Calon Wali Kota dan Wali Kota Serang, Syafrudin-Subadri. [Dok NEWSmedia]*

SERANG, [NEWSmedia] - Ketua Panwaslu Kota Serang, Rudi Hartono mengatakan, pencalonan Syafrudin-Subadri sebagai pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang terpilih di Pilkada Kota Serang 2018 bisa berpotensi dibatalkan.

Asalkan menurutnya, setiap laporan dugaan pelanggaran yang ditujukan ke paslon yang diusung PPP, PAN dan PKS tersebut bisa dibuktikan kebenarannya. Terlebih, jika pelanggaran itu terstruktur, sistematis dan masif (TSM).

“Kemungkinan apapun ada, ke sana (pembatalan) ada, sepanjang mereka bisa membuktikan semuanya. Kaya tadi itu contohnya TSM, kalau itu bisa di buktikan, itu bisa jadi (pembatalan). Ada tiga unsur, bila tersetruktur, sistematis dan masif itu ingat, jadi harus terpenuhi semuanya,” kata Rudi di Kantor Panwaslu Kota Serang, Rabu (4/7/2018) malam.

BACA JUGA: Unggul di Pilkada Kota Serang, Pencalonan Syafrudin-Subadri Diminta Dibatalkan

Ia menjelaskan, setelah hari pencoblosan Pilkada Kota Serang, pihaknya melalui Sentra Gakkumdu telah menerima delapan laporan dengan dugaan tindak pidana Pemilu.

“Jadi proses pelanggaran itu tidak akan mempengaruhi tahapan. Seperti sekarang ini tetap berjalan, proses tetap berjalan, tahapan tetap berjalan,” jelasnya.

-
Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin dan Ketua Panwaslu Kota Serang, Rudi Hartono di Kantor Panwaslu Kota Serang, Rabu (4/7/2018)*

Sementara itu, Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin menambahkan, dari delapan laporan tersebut, tiga laporan ditujukan ke paslon nomor urut satu, satu ditujukan paslon nomer dua dan empat laporan yang ditujukan ke paslon nomor urut tiga.

“Dari delapan laporan tersebut dapat kita simpulkan, dua laporan dari daerah kelurahan Cimuncang dan Walantaka tidak memenuhi unsur. Satu kasus yang terjadi di kampung Buah Gede, Kecamatan Taktakan yang telah di limpahkan ke kepolisian, saat ini telah ditetapkan menjadi tersangka dan telah dilimpahkan ke kejaksaan dan lima kasus lagi sedang didalami,” kata Komarudin.

Halaman:

Editor: Mulyadi

Tags

Terkini

X