• Sabtu, 25 Juni 2022

Ekonomi Banten Diprediksi Capai 5,7 Persen di Kuartal IV 2019

- Kamis, 12 Desember 2019 | 15:49 WIB
Foto ilustrasi.*
Foto ilustrasi.*

[NEWSmedia] - Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Banten pada kuartal III 2019 tumbuh sebesar 5,41 persen atau mencapai nilai Rp 168,9 triliun.

Angka ini lebih tinggi dibandingkan pada kuartal II 2019 sebesar 5,35 persen dan lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya sebesar 5,02 persen.

"Pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten pada kuartal IV 2019 diperkirakan berada dalam kisaran 5,3 persen sampai 5,7 persen, tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan kuartal III 2019. Pertumbuhan ke depan diperkirakan akan ditopang terutama oleh pertumbuhan konsumsi masyarakat, pemerintah, dan kinerja ekspor," kata Kepala Kantor Perwakilan BI Banten, Erwin Soeriadimadja, ditemui dikantornya, Kamis (22/12/2019).

Berdasarkan lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi akan ditopang oleh antara lain industri pengolahan, perdagangan, konstruksi, pertanian, dan real estate yang diperkirakan menunjukkan pertumbuhan yang cukup tinggi pada kuartal IV 2019.

Konsumsi rumah tangga pada kuartal IV 2019 diperkirakan akan tumbuh lebih tinggi dari triwulan sebelumnya, seiring momen perayaan Natal dan Tahun Baru yang bertepatan dengan masa liburan sekolah.

"Sebelum melakukan perjalanan atau berwisata ke Banten, agar masyarakat menyiapkan uang elektroniknya. Masyarakat dapat melakukan top up di rest area sepanjang jalan tol Tangerang-Merak," terangnya.

Guna memenuhi kebutuhan transaksi uang tunai saat libur Natal dan Tahun Baru, BI Banten telah bekerjasama dengan beberapa bank yang ada di Banten, baik Himpunan Bank Negara (Himbara) sampai perbankan milik BUMD.

"BI telah siap menyediakan kebutuhan uang bagi masyarakat, dengan bersinerfi dengan 11 bank yang ada di Banten," jelasnya.

Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) melakukan kajian di enam daerah yaitu Provinsi DKI Jakarta, Kota Depok, Kota Bogor, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Kulonprogo dan Kabupaten Sidoarjo.

Halaman:

Editor: Muhammad Adi

Tags

Terkini