• Senin, 24 Januari 2022

Polri: Terduga Teroris Jadikan Papua Tempat Perluasan Perjuangan

- Jumat, 20 Desember 2019 | 15:15 WIB
Teroris.*
Teroris.*

[NEWSmedia] - Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan, kelompok teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) mencari tempat persinggahan baru. Salah satu daerah yang dipilih adalah Papua.

Diketahui, Densus 88 Antiteror meringkus delapan teroris di Jayapura, Papua pada 6 dan 7 Desember 2019.

"Terduga teroris mengatakan daerah Papua sebagai perluasan perjuangan," kata Asep Adi di Hotel Bidakara, Kamis (19/12/2019).

Asep menerangkan, berbagai wilayah yang menjadi langganan persembunyian anggota JAD berhasil dideteksi pihak kepolisian. Para teroris pun mencari tempat pelarian yang lain.

"Mereka sudah merasa terdesak dari berbagai daerah. Nah mereka melakukan perluasan daerah," ucap dia.

Asep mengungkapkan kasus seperti yang sering diungkap Densus 88 Antiteror. Contohnya kala menggerebek rumah terduga teroris di Lampung. Ternyata sudah melarikan diri ke daerah Papua.

"Mereka ini bukan melakukan aksi teror di Papua. Sejauh ini tidak ditemukan indikasi ke arah situ. Tapi lebih ke persembunyian," ucap Asep.

Densus 88 Antiteror menangkap delapan teroris di Jayapura, Papua. Mereka diringkus pada tanggal 6 dan 7 Desember 2019. Diketahui, 8 teroris tersebut merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

"Densus 88 di Kabupaten Jayapura, Papua menangkap delapan terduga teroris yang sampai saat ini masih dalam pendalaman," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Asep Adi Saputra di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Selasa (17/12/2019).

Halaman:

Editor: Muhammad Adi

Tags

Terkini

X