• Jumat, 17 September 2021

11.573 Gempa Tektonik Terjadi Selama 2019

- Sabtu, 28 Desember 2019 | 09:37 WIB
Foto ilustrasi.*
Foto ilustrasi.*

[NEWSmedia] - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat dari hasil monitoring setidaknya ada 11.573 kali gempa tektonik pada tahun 2019. Angka ini menurun dibanding pada 2018 terjadi gempa sebanyak 11.920.

Menurut Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono aktivitas gempabumi signifikan dengan magnitudo diatas M5,0 terjadi sebanyak 344 kali. Sedangkan gempa kecil dengan kekuatan kurang dari M5,0 terjadi sebanyak 11.229 kali.

"Sehingga selama 2019 aktivitas gempabumi di Indonesia didominasi oleh aktivitas gempabumi berkekuatan di bawah M5,0," kata Daryono dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (26/12/2019).

Adapun gempa bumi yang guncangannya dirasakan oleh masyarakat atau disebut sebagai gempabumi dirasakan selama tahun 2019 terjadi sebanyak 1.107 kali.

"Berdasarkan peta aktivitas gempabumi (seismisitas) selama tahun 2019 tampak bahwa kluster aktivitas gempabumi paling aktif terjadi di daerah Nias, Lombok-Sumba, Laut Maluku Utara, Ambon, Laut Banda, dan Sarmi-Mamberamo," papar Daryono.

Sedangkan gempabumi yang kejadiannya menimbulkan kerusakan bangunan rumah terjadi sebanyak 17 kali, yaitu:

1. Gempa Morotai 16 Januari 2019 (M5,3)

2. Gempa Solok Selatan 28 Februari 2019 (M5,6)

3. Gempa Lombok 17 Maret 2019 (M 5,4)

Halaman:

Editor: Muhammad Adi

Tags

Terkini

Cara Mengganti STNK yang Rusak dan Prosedurnya

Jumat, 17 September 2021 | 06:54 WIB
X