• Kamis, 26 Mei 2022

Demo Tolak Omnibus Law, Empat Buruh Tangerang Jadi Tersangka

- Jumat, 6 Maret 2020 | 13:16 WIB
Foto ilustrasi.*
Foto ilustrasi.*

[NEWSmedia] - Polresta Tangerang menetapkan empat orang buruh sebagai tersangka kasus pengeroyokan dalam unjuk rasa menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten.

Kapolresta Tangerang Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi menyebutkan bahwa keempat tersangka itu berinisial IHS, MSA, JM alias Loreng, dan JS.

"Melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus tersebut," kata Ade.

"[Ditetapkan] empat orang tersangka," tambah dia.

Lihat juga: Demo Omnibus Law, 9 Mahasiswa Tanpa Jas Almamamater Diamankan
Ade menerangkan kasus ini bermula saat buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung PT IKAD. Massa pun meminta agar karyawan dari perusahaan itu menghentikan produksi dan ikut menggelar soladiritas aksi massa dengan turun ke jalan.

"Perwakilan dari PT IKAD menolak seruan ajakan tersebut dengan alasan mesin produksi tidak dapat di nonaktifkan secara mendadak," jelasnya.

Para tersangka, kata dia, diduga melakukan pemukulan secara bersama-sama terhadap salah satu perwakilan dari perusahaan yang didemo oleh massa. Hal itu mengakibatkan korban mengalami luka-luka memar di bagian wajah dan mulut.

"Melemparkan plang besi parkir dan mendorong-dorong gerbang perusahaan PT IKAD," imbuhnya.

Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Kota Tangerang pada 3 Maret.

Halaman:

Editor: Muhammad Adi

Tags

Terkini