• Minggu, 4 Desember 2022

Pemilu 2024 Digelar Serentak, Mendagri Cari Opsi yang Tepat

- Selasa, 10 Maret 2020 | 10:34 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.*
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.*

[NEWSmedia] - Indonesia bakal menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara serentak dengan pemilihan presiden (Pilpres) serta pemilihan legislatif (Pileg). Pemilihan secara serentak tersebut rencananya bakal dilangsungkan pada 2024 mendatang.

Menanggapi hal itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, saat ini sedang dilakukan pembahasan terkait mekanisme dalam melakukan atau melaksanakan Pilkada, Pilpres serta Pileg secara serentak.

"Tadi kan sedang dicari formatnya, ini kan masih empat tahun lagi ya. Sekarang ini lagi dibicarakan opsi-opsinya, opsi a, opsi b," kata Tito di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Senin (9/3/2020).

Menurutnya, beberapa opsi terkait soal mekanisme pemilihan secara serentak cukup bagus. Meski begitu, nantinya opsi-opsi tersebut bakal dibahas terlebih dahulu oleh anggota DPR.

"Kalau serentak dilaksanakan apa namanya itu enam opsi tadi cukup bagus dari Perludem, tapi lihat bahas positif-negatif tiap-tiap opsi. Prinsipnya adalah apa pun opsi yang terbaik, semua nanti akan dibahas, kita berikan masukan, DPR yang nanti akan mengambil keputusan menjadi undang-undang," ujar Tito.

Opsi itu antara lain, Pertama: sebagaimana yang selama ini berjalan yakni pemilu serentak untuk memilih anggota DPR, DPD, DPRD, serta presiden-wakil presiden.

Kedua, pemilu serentak untuk memilih anggota DPR, DPD, presiden-wakil presiden, gubernur dan bupati/wali kota.

Ketiga, pemilu anggota DPR, DPD, presiden-wakil presiden, anggota DPRD, gubernur dan bupati/wali kota.

Keempat, pemilu yang memberi jeda antara pemilu serentak nasional dan daerah. Bentuknya, pemilu serentak untuk memilih anggota DPR, DPD, presiden-wakil presiden.

Halaman:

Editor: Muhammad Adi

Tags

Terkini