• Selasa, 7 Desember 2021

Soal Karantina Wilayah, Ini Kata Wali Kota Serang

- Minggu, 29 Maret 2020 | 18:55 WIB
Wali Kota Serang, Syafrudin. [Dok: NEWSmedia]*
Wali Kota Serang, Syafrudin. [Dok: NEWSmedia]*

SERANG, [NEWSmedia] - Wali Kota Serang Syafrudin mengaku akan melakukan rapat terbatas dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait adanya dorongan untuk melakukan karantina wilayah.

Bahkan menurutnya, kebijakan mengeluarkan karantina wilayah dan pembatasan transportasi masuk dan keluar Kota Serang bukan tidak mungkin dilaksanakan.

"Insya Allah besok mau dirapatkan dulu, ya pasti (bukan tidak mungkin diterapkan)," kata Syafrudin melalui pesan singkatnya, Minggu (29/3/2020).

Untuk diketahui sebelumnya, sejumlah aktivis mahasiswa mendesak Pemerintah Kota Serang untuk melakukan karantina wilayah sebagai salah satu cara untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Serang, Faisal Dudayef Payumi Padma menilai, karantina wilayah merupakan sebagai salah satu cara untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, bahkan menurutnya, semua warga masyarakat harus mematuhinya.

"Pembatasan Akses transportasi publik seperti jalan tol, pelabuhan dan jalan-jalan di wilayah perbatasan. Seperti halnya usulan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dan di beberapa wilayah lainnya di Indonesia, semisal Papua, Tegal dan Bali," kata Faisal melalui keterangan tertulisnya, Minggu (29/3/2020).

Sementara Ketua GMNI Cabang Serang Arman Maulana Rachman mengatakan, dalam antisipasi penyebaran Covid-19, karantina wilayah harus segera diterapkan. Karena, keselamatan warga lebih penting dibandingkan apapun.

"Pemerintah harus berpegang teguh pada kesehatan atau keselamatan rakyat adahal hal paling penting hari ini, maka karantina wilayah hal baik yang bisa di ambil. tapi tentu bukan tanpa kesiapan, karantina wilayah ini semua harus disiapkan dan dioptimalkan," kata Arman.

Ketua Dewan Pimpinan Kampus SMGI Raya Se-Banten Muhammad Ma'shum menambahkan, penanganan Covid-19 di Kabupaten/Kota di Banten tidak optimal dalam menyatukan pandangan dan gerakan masyarakat. Padahal, menurut Ma'shum,  pemerintah daerah punya perangkat hukum untuk mengelola keadaan menjadi lebih baik lagi saat adanya Pandemi Corona tersebut.

Halaman:

Editor: Mulyadi

Tags

Terkini

X