• Rabu, 20 Oktober 2021

Hari Santri Nasional: Janji Kampanye Jokowi yang Tuai Polemik

- Kamis, 22 Oktober 2020 | 11:48 WIB
Hari Santri Nasional.*
Hari Santri Nasional.*

Bila melihat faktor sejarah, pemilihan tanggal Hari Santri Nasional itu berasal dari jihad untuk mempertahankan tanah air dari kolonial yang diinisiasi oleh tokoh NU Rais Akbar Hasyim Asy'ari.

Ia, yang merupakan kakek dari Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur itu, mengumumkan dan menetapkan satu keputusan dalam bentuk resolusi yang diberi nama 'Resolusi Jihad Fii Sabilillah'.

Resolusi itu didasari kegeraman bangsa melihat kedatangan pasukan Netherlands Indies Civil Administration (NICA) yang membonceng tentara sekutu di Indonesia, pada 1945.

Dari gerakan itu, masyarakat dari masjid ke masjid menyiarkan seruan jihad bergabung dalam pertempuran melawan Belanda yang kembali ke Indonesia dan sisa-sisa tentara Jepang.

Pasukan sekutu mulai menyebar pamflet pelucutan senjata bagi prajurit Indonesia di Surabaya lewat pesawat dari Jakarta, 27 Oktober. Para pemuda Indonesia marah.

Pertempuran sengit terjadi hingga 29 Oktober 1945 dengan kondisi pasukan Inggris terdesak. Pihak sekutu dan NICA kemudian mengupayakan negosiasi dengan mendatangkan Sukarno-Hatta.

Namun, insiden tewasnya Brigadir Mallaby, komandan pasukan sekutu oleh pemuda Indonesia, membuat Inggris meradang. Pertempuran sengit kembali berkobar di Surabaya dengan puncaknya pada 10 November, yang kemudian diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Dengan mengenang insiden itu, pemerintah berharap santri secara tidak langsung agar selalu memperjuangkan keadilan bagi seluruh rakyat, termasuk dalam hal kesejahteraan serta ilmu pengetahuan dan teknologi.

Presiden Jokowi dalam deklarasi Hari Santri Nasional pada tahun 2015 silam meyakini penetapan Hari Santri Nasional tidak akan menimbulkan sekat-sekat sosial ataupun memicu polarisasi antara santri dengan golongan non-santri.

"Saya meyakini penetapan Hari Santri Nasional tak akan menciptakan sekat-sekat sosial diantara para santri. Tapi sebaliknya akan mempertebal semangat cinta tanah air," kata Jokowi.

Halaman:

Editor: Muhammad Adi

Tags

Terkini

X