• Jumat, 17 September 2021

Ahli Sebut Penularan Corona Tinggi Jika KPPS Hanya Rapid Test

- Jumat, 13 November 2020 | 14:15 WIB
Foto ilustrasi.*
Foto ilustrasi.*

[NEWSmedia] - Epidemiolog Universitas Airlangga, Windhu Purnomo menyebut penggunaan rapid test (tes cepat) untuk memeriksa petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) berpotensi mengakibatkan bahaya besar penularan Covid-19 pada penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020.

Pasalnya Windhu menjelaskan, pemeriksaan menggunakan rapid test dikhawatirkan memunculkan celah berupa hasil negatif palsu. Sehingga, petugas yang terbaca negatif tapi sebetulnya menjadi pembawa virus.

Negatif palsu merupakan kondisi ketika virus tidak muncul dari hasil tes sekalipun orang tersebut sebetulnya terinfeksi.

"Risikonya nanti akan ada banyak petugas dinyatakan non-reaktif sehingga dinyatakan memenuhi syarat untuk bertugas, padahal mungkin saja mereka ini banyak yang mengandung virus tapi tidak terdeteksi oleh rapid test, sehingga mereka akan menjadi sumber penularan tanpa disadari," terang Windhu.

Ia pun menyarankan, sumber penularan infeksi virus corona idealnya dapat dicegah dengan menerapkan pemeriksaan PCR dengan metode swab test atau tes usap.

Jika cara pencegahan tak tepat, Windhu khawatir celah penularan di antara petugas KPPS bakal berdampak pada peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia.

Ia pun mengingatkan, rapid test tidak akurat digunakan untuk diagnosis Covid-19. Penggunaan rapid test antibodi yang selama ini digunakan di Indonesia hanya dikhususkan sebagai skrining awal dan harus diteruskan dengan pemeriksaan lanjutan berupa swab test.

"Seharusnya PCR test [untuk diagnosis], karena risikonya nanti [kalau rapid test] penularan tidak diketahui," tutur Windhu.

Adapun jika pemeriksaan menggunakan swab terbentur biaya, maka ada pemeriksaan lain yang bisa dilakukan berupa rapid test serologi atau kerap disebut dengan rapid test antigen.

Halaman:

Editor: Muhammad Adi

Tags

Terkini

Cara Mengganti STNK yang Rusak dan Prosedurnya

Jumat, 17 September 2021 | 06:54 WIB
X