• Jumat, 17 September 2021

Syarat Penyeberangan Merak-Bakauheni di Libur Akhir Tahun 2020

- Rabu, 23 Desember 2020 | 08:35 WIB
Pelabuhan Merak.*
Pelabuhan Merak.*

[NEWSmedia] - Pelabuhan Merak dan Bakauheni merupakan titik yang kerap ramai penumpang transportasi laut pada setiap musim libur panjang. Pada libur akhir tahun 2020, penghubung penyeberangan dari Pulau Jawa ke Sumatera dan sebaliknya itu, diprediksi akan dipadati banyak calon penumpang.

Lantas, apa syarat bagi calon penumpang kapal penyeberangan Merak-Bakauheni pada masa libur akhir tahun 2020?

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah menerbitkan Surat Edaran Nomor 21 Tahun 2020. Sejumlah ketentuan mengenai perjalanan orang dengan transportasi laut pada masa libur akhir tahun 2020 termuat dalam surat edaran tersebut. Ketentuan di surat edaran ini berlaku pada 22 Desember 2020 sampai 8 Januari 2021.

Di antara sejumlah poin penting dalam surat edaran ini, ada tujuh ketentuan yang perlu dicermati, terkait dengan persyaratan bagi penumpang kapal laut pada masa libur akhir tahun 2020.

Pertama, penumpang bertanggung jawab atas kesehatan masing-masing dengan menerapkan protokol kesehatan yang meliputi: jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan, serta tunduk dan patuh pada syarat dan ketentuan yang berlaku.

Kedua, khusus bagi penumpang dari dan menuju pelabuhan di Pulau Bali, wajib menunjukkan tiket atau boarding pass, beserta kartu identitas diri (KTP atau yang lain), serta surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen, yang dilakukan paling lama 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Ketiga, ketentuan syarat hasil negatif Rapid Test Antigen, bagi penumpang kapal dari dan menuju Pulau Bali itu tidak berlaku bagi mereka yang berusia di bawah 12 tahun.

Keempat, penumpang rutin di Pulau Jawa yang melakukan perjalanan dan tujuan yang sama lebih dari 1 kali, dengan menggunakan kapal laut, yang melayani pelayaran lokasi terbatas antar-pulau atau antar-pelabuhan domestik di wilayah satu aglomerasi, tidak diwajibkan untuk menunjukkan Rapid Test Antigen sebagai syarat perjalanan.

Kelima, penumpang yang berasal dari luar negeri menuju pelabuhan domestik khususnya di Pulau Bali, atau pelabuhan lainnya di Indonesia, wajib menunjukkan surat keterangan uji Reverse-Transcriptase Polymerase Chain Reaction (RT-PCR Test) dengan hasil negatif yang diperoleh dari negara asal keberangkatan dengan masa berlaku paling lama 3 x 24 jam sejak diterbitkan dalam e-HAC Indonesia.

Halaman:

Editor: Muhammad Adi

Tags

Terkini

Cara Mengganti STNK yang Rusak dan Prosedurnya

Jumat, 17 September 2021 | 06:54 WIB
X