Kredit Macet Bank Banten Rp34,5 Miliar Berhasil Diselamatkan Kejati Banten, Setelah 4 Tahun Terkatung katung

- Senin, 21 November 2022 | 20:34 WIB
Aluwi SH, Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejati Banten. (Foto: Kejati Banten )
Aluwi SH, Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejati Banten. (Foto: Kejati Banten )

NEWSmedia - Tim Jaksa Pengacara Negara Kejaksaan Tinggi Banten berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp34,5 miliar.

Uang itu didapat dari salah satu debitur Bank Banten dalam kasus kredit macet selama 4 tahun lamanya.

Dengan demikian, Kejaksaan Tinggi Banten berperan dalam memulihkan keuangan Bank Banten melalui fungsi Bantuan Hukum Non Litigasi kepada Bank milik daerah tersebut.

Baca Juga: Live Streaming Piala Dunia 2022 Qatar: Inggris Vs Iran, The Three Lions Lebih Diunggulkan, Siapa yang Menang?

Kredit macet salah satu debitur Bank Banten berhasil melunasi kredit yang telah macet selama 4 tahun lamanya.

Terbaru, tiga tahapan pembayaran berhasil dihimpun dana sebesar Rp19 miliar. Total seluruhnya dana debitur yang macet sebesar Rp34,5 miliar berhasil diselamatkan hingga November 2021.

Banten berdasarkan Surat Kuasa Khusus (SKK). Tim Jaksa Pengacara Negara sejak menerima SKK bekerja keras dan cepat melakukan negosiasi terhadap 1 (satu) debitur Kredit Macet sebesar Rp. 19.000.000.000,- (sembilan belas milyar rupiah), dan keberhasilan negosiasi telah mendorong Debitur Kredit Macet untuk melakukan pembayaran pelunasan dalam 3 (tiga) tahap, 

Baca Juga: Pemprov Banten Terima Penghargaan Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual dari Kemenkumham RI

Pada 13 Oktober 2022 melalukan pembayaran sebesar Rp5 Miliar, pada 11 November 2022 melalukan pembayaran sebesar Rp5 Mliliar dan pada Jumat 18 November 2022  melalukan pembayaran sebesar Rp9 Miliar.

"Dengan telah dibayarkannya sebesar Rp19 Miliar, maka Kredit Macet pada Bank Banten dinyatakan telah lunas, dan pihak Bank Banten telah mengembalikan Sertifikat Jaminan Kredit Hak Tanggungan kepada Debitur," ungkap Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Aluwi, SH., MH, melalui Kasi Penkum Kejati Banten Ivan H Siahaan SH.

Halaman:

Editor: Adam Adhary Abimanyu

Tags

Artikel Terkait

Terkini