• Minggu, 29 Mei 2022

Cair Rp3,6 Triliun, Berikut Cara dan Mekanisme Pencairan BOS Madrasah Tahap 2 Tahun 2021

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 08:48 WIB
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas


NEWSmedia
- Berikut adalah tata cara dan mekanisme pencairan Biaya Operasional Sekolah atau BOS Madrasah swasta tahap 2 tahun 2021.

Tata cara dan mekanisme pencairan BOS Madrasah tahap 2 tahun 2021 tersebut telah diatur dalam surat yang diterbitkan oleh Dirjen Pendidikan Agama Islam Kemenag Ri dengan nomor B-1992.1/DJ.I/Dt.I.I/HM.01/06/2021.

Sebelumnya diketahui, Kementerian Agama (Kemenag) telah menyalurkan pencairan Biaya Operasional (BOP) Raudlatul Athfal (RA) dan Biaya Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Tahap I.

Baca Juga: Cair! Kemenag Salurkan Rp3,6 Triliun untuk BOP RA dan BOS Madrasah Tahap I

Total anggaran BOP RA dan BOS Madrasah tahap 1 itu sebesar Rp3,62 triliun dan akan dibagikan kepada sekitar 48 ribu madrasah swasta.

Setelah pencairan tahap 1 selesai, kini Kemenag tengah bersiap untuk mencairkan BOS tahap 2 tahun 2021.

“Ditjen Pendidikan Islam tengah memproses pencairan BOS Madrasah swasta tahap II. Anggaran yang akan disalurkan mencapai Rp3,668 triliun," kata Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas dikuti dari Kemenag.go.id pada Rabu, 4 Agustus 2021.

Baca Juga: Kemenag Beri Keringanan Biaya UKT Mahasiswa PTKN, Simak Penjelasannya di Sini

Adapun tata cara dan mekanisme pencairan BOS Madrasah tahap 2 tahun 2021 adalah sebagai berikut:

1. Setiap madrasah penerima BOS, melakukan loginpada portal BOS dengan alamat bos.kemenag.go.id dan wajib mengunggah persyaratan administrasi yang terdiri dari:
- LPJ tahap 1 untuk madrasah yang belum menerima Bimtek e-RKAM dan EDM.
- Bagi yang sudah mendapatkan Bimtek e-RKAM dan EDM, tidak perlu mengunggah LPJ namun diwajibkan menarik data dari aplikasi e-RKAM dan EDM dengan melakukan tombol tarik e-RKAM dari 2-rkam pada portal BOS
- Surat permohonan pencairan dana BOS dengan nominal sejumlah anggaran yang diterima pada tahap 1
- Kuitansi penerimaan yang telah ditandatangani oleh penerima bantuan (Formulir BIS-10)
- Surat pertanggungjawaban belanja (SPTJB) tahap 1 (Formulis BOS-07)
- Rencana kerja anggaran madrasah (RKAM) atau (Formulir K-1) bagi madrasah yang belum menerima bimtek e-RKAM dan EDM.

Halaman:

Editor: Ahmad Hipni

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Terkini