• Minggu, 22 Mei 2022

Ternyata Doa Bersama Bisa Dihukumi Bid’ah Hingga Haram, Begini Penjelasan MUI

- Kamis, 5 Agustus 2021 | 13:18 WIB
Ilustrasi orang berdoa (Pixabay/ SuleymanKarakas)
Ilustrasi orang berdoa (Pixabay/ SuleymanKarakas)

NEWSmedia - Doa bersama ternyata bisa dihukumi bid’ah hingga haram. Sebab, prakik doa seperti itu tidak dikenal dalan tradisi Islam.

Dikutip dari Himpunan Fatwa MUI (sejak 1975), halaman 223-228, terbitan 2015, yang dimaksud doa bersama adalah doa yang dilaksanakan secara bersama-sama antara umat Islam dengan umat non Islam dalam acara-acara semi kenegaraan maupun kemasyarakatan pada waktu dan tempat yang sama.

Baik dilakukan oleh satu atau lebih pemimpin doa, sedangkan yang lain mengamini, maupun setiap orang berdoa menurut agama masing-masing secara bersama-sama.

Baca Juga: Subhanallah, di Pesantren Ini Para Santrinya Hafal Al-Quran 1 Juz Per Hari

“Mengamini orang yang berdoa termasuk doa,” kata Ketua Bidang Fatwa MUI Provinsi Banten KH. Moh. Mas’ud, kepada newsmedia.co.id, Kamis, 5 Agustus 2021.

Ia pun menerangkan bagian ketentuan hukum pada fatwa tersebut.

Pertama, doa bersama yang dilakukan oleh orang Islam dan non muslim, tidak dikenal dalam Islam. Oleh karenanya, jika itu dilakukan termasuk bid’ah.

Baca Juga: Tradisi Langkahan, Adat Warga Serang Banten Ketika Seorang Kakak ‘Disalip’ Nikah Sang Adik

Kedua, doa bersama dalam bentuk ‘setiap pemuka agama berdoa secara bergiliran’ maka orang Islam haram mengikuti dan mengamini doa yang dipimpin oleh non muslim.

Halaman:

Editor: Ahmad Hipni

Tags

Terkini