• Kamis, 2 Desember 2021

Menteri Keuangan Berikan Bantuan Rp745 Miliar, Untuk Mahasiswa yang Tidak Bisa Membayar UKT

- Kamis, 12 Agustus 2021 | 06:42 WIB
Kegiatan kuliah umum yang diikuti seluruh mahasiswa tingkat I PKN STAN beberapa waktu lalu. (Instagram.com/@pknstan edit by NEWSmedia)
Kegiatan kuliah umum yang diikuti seluruh mahasiswa tingkat I PKN STAN beberapa waktu lalu. (Instagram.com/@pknstan edit by NEWSmedia)

 

NEWSmedia – Karena kondisi Pandemi Covid19 yang sampai kini belum berakhir, Pemerintah Pusat dalam hal ini Menteri Keuangan memberikan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk  mahasiswa Negeri dan Swasta dengan kuota 310.508 orang. 

Pemberian bantuan UKT ini sebagai langkah bijak Kementrian Keuangan untuk mahasiswa yang terdampak langsung oleh pandemi dan dianjutkannya masa PPKM oleh pemerintah.

Menteri keuangan mempertimbangkan pemberian UKT ini sebagi solusi terbaik untuk mahasiswa dimana orang tua mahasiswa kesulitan membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) karena kondisi finansial dari keluarga yang terdampak pendemi.

Baca Juga: 50 Juta Warga Indonesia Telah Disuntik Vaksin Tahap Pertama, Termasuk Anak Kecil dan Lansia

Bantuan UKT ini juga diharaqpkan agar mahasiswa tidak menyerah kemudian mengambil cuti kuliah bahkan berhenti kuliah lantaran tidak ada biaya untuk membayar uang kuliah.

Di rilis dari akun @kemenkeuri Bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebanyak Rp. 2.4 juta per mahasiswa ini mulai diberikan kepada mahasiswa pada bulan September 2021, dengan persyaratan jika mahasiswa masih aktif kuliah yang kondisi keuangannya membutuhkan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada semester ganjil 2021.

Baca Juga: PPKM Diperpanjang, Begini Aturan Terbaru Penerbangan dan Perjalanan Internasional

Tetapi bantuan ini bukan untuk mahasiswa penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah/Bidikmisi. Selan itu bantuan besaran UKT diberikan sesuai besaran UKT (at coast) dengan batas maksimal Rp. 2,4 juta per mahasiswa untuk semester ganjil 2021.

Halaman:

Editor: Fatihin Rere

Tags

Terkini

X