• Senin, 23 Mei 2022

Pencari Kerja Harus Hati-hati! Ini Ciri-ciri Lowongan Kerja Palsu yang Bisa Merugikan

- Rabu, 18 Agustus 2021 | 11:48 WIB
Foto ilustrasi.
Foto ilustrasi.

NEWSmedia - Mencari Lowongan Kerja (loker) di zaman ini lebih mudah karena adanya teknologi informasi, internet. Ada banyak cara untuk mencari info loker, mulai yang berasal dari media, kemudian dari situs penyedia lowongan maupun situs resmi perusahaan.

Belakangan, lowongan kerja atau info loker banyak beredar di media sosial, Facebook, Instagram, Twitter dan platform media sosial lainnya. Begitu juga yang beredar di aplikasi pesan WhatsApp dan Telegram.

Tidak sedikit para pencari kerja yang membutuhkan info loker. Namun banyak juga informasi yang tidak benar. Ada pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab memanfaatkan situasi itu untuk mengambil keuntungan.

Baca Juga: Mau Jadi Hacker? Pelajari 5 Aplikasi yang Sering Dipakai Ini

Oleh karena itu, para pencai kerja harus hati-hati. Biasanya info loker yang meragukan disisipkan dengan tawaran menggiurkan. Para pekerja dijanjian mendapatkan status dengan cepat, gaji besar dan berada di bawah perusahaan besar.

Alhasil banyak korban dari pencari kerja yang mengalami kerugian, baik fisik, mental hingga finansial.

Berikut ini ciri-ciri untuk mengetahui keaslian lowongan kerja:

  • Bahasa penulisan yang buruk

Deskripsi pada penulisan info lowongan banyak ditemukan salah ketik seperti ejaan dan tanda baca dan seringkali menggunakan bahasa yang tidak formal.

  • Menampilkan angka gaji fantastis

Gaji yang ditawarkan sangat besar untuk jenis pekerjaan dan posisi yang tak seberapa. Misalnya gaji 7-10 juta dengan bonus dan tunjangan lain untuk posisi staf. Biasanya perusahaan jarang menyebutkan nominal gaji, hanya sekadar menulis ‘Gaji di atas UMR’.

  • Tidak butuh pengalaman

Agar mendapatkan banyak korban, tidak memiliki syarat khusus sehingga siapapun bisa melamar. Namun untuk perusahaan yang asli kalaupun membuka lowongan pekerjaan untuk fresh graduate biasanya akan dicantumkan persyaratan tertentu misalnya minimal pendidikan jurusan tertentu.

Halaman:

Editor: Rapih Herdiansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini