• Rabu, 19 Januari 2022

Biar Gak Nyesel, Ini 6 Tips Saran OJK Agar Meminjam Uang Melalui Aplikasi Pinjol Aman dan Nyaman

- Sabtu, 21 Agustus 2021 | 15:31 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

NEWSmedia – Mudah dan cepat. Demikian kira-kira bunyi iklan yang bisa menawan hati masyarakat tentang praktisnya meminjam uang melalui fintech lending atau aplikasi pinjaman online (Pinjol) atau pinjaman daring (Pindar). Namun jika kita tidak cermat, mendapatkan pinjaman yang tujuannya untuk menyelesaikan solusi malahan akan menimbulkan masalah baru.

Faktornya beragam. Ketidakcermatan bisa melahirkan kerugian bagi si peminjam, misalnya akibat sistem penagihan yang tidak memiliki standar atau suku bunga yang mencekik leher. Akibatnya, masalah yang timbul jauh lebih besar dari masalah sebelumnya.

Dilain pihak, semakin mudahnya mendapat pinjaman dana, terkadang para peminjam uang jadi  terlena untuk sering meminjam tanpa memperhitungkan kemampuan untuk membayar. Belum lagi dorongan kebutuhan yang semakin banyak akibat banyak faktor, atau hanya untuk sekedar memenuhi kebutuhan konsumtif.

Baca Juga: Atta Halilintar Pamer USG Kehamilan Aurel Hermansyah, ‘Ashiap’ Bakal Jadi Ayah!

Agar tidak menyesal di kemudian hari, NEWSmedia berhasil merangkum tips yang benar dalam melakukan peminjaman secara online yang disarankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui situs resminya, sikapiuangmu.ojk.go.id. Setidaknya ada 6 tips meminjam uang secara online yang harus dilakukan.  

Pertama, pinjam di perusahaan yang terdaftar dan memiliki izin resmi di OJK. Ingat kemudahan jangan menjeruskan, karena saat ini terdapat ratusan fintech lending yang menawarkan pinjaman dana mudah dan cepat. Tapi kenyataanya, hingga Juni 2021 hanya ada 125 aplikasi Pinjol yang daftar resmi di OJK. Jangan ragu untuk cek legalitas perusahaan pemberi pinjaman melalui telepon Kontak OJK 157 atau di website OJK www.ojk.go.id. 

Baca Juga: Ingin Perut Sixpack Seperti Idol Korea? Kebiasaan Ini Bisa Menghilangkan Perut Buncit, Bahkan Tanpa Olahraga

Kedua, pinjam sesuai kebutuhan dan kemampuan. dengan kemudahan yang diberikan dalam mendapatkan dana pinjaman, jangan sampai membuat kita terlena dan meminjam lebih dari yang dibutuhkan. Hitungannya, total pinjaman yang diperbolehkan adalah maksimal 30% dari total penghasilan. Jangan pinjam untuk kebutuhan konsumtif agar tidak memberatkan dan jangan lupa pertimbangkan cicilan lain yang harus dibayarkan. Jangan sampai Sobat malah kesulitan melunasi tagihan-tagihan.

Ketiga, lunasi cicilan tepat waktu. Tips yang ketiga ini, untuk menghindari denda yang membengkak. Agar tidak lupa membayar, pasang pengingat di ponsel atau beri tanda pada kalender di rumah atau di kantor. Mengelola keuangan dengan bijak bisa menjadi trik lain, dalam memenej keuangan sendiri.

Selanjutnya yang ke-empat, hindari gali lubang tutup lubang. Artinya jangan membayar pinjaman daru hasil pinjaman baru. Cara seperti ini bukannya membuat tagihan cepat lunas namun justru menambah banyak tagihan yang bisa jadi makin sulit untuk dilunasi lunasi. Akibatnya, justru malah terlilit hutang dengan tambahan bunga berbunga.

Halaman:

Editor: Adam Adhary Abimanyu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X