Ingin Putih Bersinar Seperti Cahaya? Lakukan Puasa Ayyamul Bidh Setiap Bulan, Simak Penjelasannya

- Minggu, 22 Agustus 2021 | 10:39 WIB
Foto ilustrasi.
Foto ilustrasi.

NEWSmedia – Puasa merupakan rukun Islam yang ke-3 dengan usaha menahan diri dari hawa nafsu, baik itu nafsu makan dan minum juga nafsu batiniah. Puasa bukan hanya di bulan Ramadan, tetapi ada juga Puasa Senin Kamis dan puasa lainnya.

Rupanya, ada puasa yang dianjurkan Rasulullah SAW, yaitu puasa Ayyamul Bidh, yang dilakukan sebanyak 3 kali setiap bulannya.

Dirangkum dari berbagai sumber, yakni YouTube Ilmu Berguna (Ustadz Abdul Somad), YouTube Al-Bahjaj TV (Buya yahya), dan muslim.or.id, Ayyamul Bidh berasal dari kata bahasa arab ‘Ayyam’ yang artinya hari dan ‘Bidh’ memiliki arti bulan.

Baca Juga: Jusuf Hamka, Pengusaha Mualaf Cerita Nyaris Mati di Kali Ciliwung Samping Masjid Istiqlal Jakarta

Kedua gabungan yang memiliki arti hari putih ini dikisahkan pada zaman dahulu bulan sedang sangat terang menderang yang menyinari bumi yang gelap, seolah-olah bumi menjadi putih karena putihnya cahaya yang terang menderang.

Dari Abu Dzar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padanya:

يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ

“Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah).” (HR. Tirmidzi no. 761 dan An Nasai no. 2425. Abu ‘Isa Tirmidzi mengatakan bahwa haditsnya hasan).

Baca Juga: Ahok dan Deny Sumargo Datang ke Masjid Babah Alun, Jusuf Hamka: Mana Tau Pak Ahok dan Densu Memperoleh Hidayah

Dari Ibnu Milhan Al Qoisiy, dari ayahnya, ia berkata:

Halaman:

Editor: Rapih Herdiansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini