• Minggu, 24 Oktober 2021

2 Jurnalis Myanmar Kembali Ditangkap Pemerintah Junta Militer, Diduga Sebarkan Berita Hoax

- Senin, 23 Agustus 2021 | 14:12 WIB
2 Jurnalis Myanmar kembali ditangkap (Reuters)
2 Jurnalis Myanmar kembali ditangkap (Reuters)

NEWSmedia - Dua orang jurnalis lokal kembali ditangkap oleh Pemerintah Junta Myanmar pada Sabtu, 21 Agustus 2021 waktu setempat.

Sebelumnya, Pemerintah Junta Myanmar juga telah menangkap beberapa jurnalis lokal lainnya pada 15 Agustus 2021 silam.

Mereka di antaranya Sithu Aung Myint, kolumnis untuk situs berita Frontier Myanmar dan komentator dengan radio Voice of America, dan Htet Htet Khine, produser lepas untuk BBC Media Action.

Baca Juga: Presiden Afganistan Asraf Ghani Melarikan Diri, Wapres Amrullah Saleh Deklarasi Sebagai Pengganti

Sithu Aung Myint didakwa telah melakukan penghasutan dan menyebarkan informasi palsu yang menyebabkan orang-orang bergabung dalam mogok massal dan mendukung kelompok-kelompok oposisi yang dilarang.

Sementara Htet Htet Khine, dituduh telah menyembunyikan Sithu Aung Myint, tersangka kriminal dan bekerja untuk dan mendukung bayangan Pemerintah Persatuan Nasional.

Reporters Without Borders (RSF) mengatakan bahwa pasangan itu ditahan tanpa komunikasi terlebih dahulu.

Baca Juga: Amerika Protes Kepada Twitter Karena Taliban Diberikan Akun Pasca Terjadinya Pemberontakan di Afganistan

"Kami mengutuk keras kondisi penahanan mereka yang sewenang-wenang, yang mencerminkan kebrutalan yang dilakukan junta militer terhadap wartawan," kata kepala meja Asia-Pasifik, Daniel Bastard dikutip NEWSmedia dari Reuters pada Senin 23 Agustus 2021.

Seperti diketahui, Myanmar penuh dengan ketidakstabilan dan penentangan terhadap pemerintahan Junta Militer.

Halaman:

Editor: Ahmad Hipni

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X