• Jumat, 17 September 2021

Serunya Tradisi Syukuran Laut Pulau Kelapa Dua

- Selasa, 16 Mei 2017 | 17:01 WIB
pulau pramuka, kepulauan seribu.*
pulau pramuka, kepulauan seribu.*

[NEWSmedia] – Tradisi tahunan Syukuran Laut masyarakat nelayan Pulau Kelapa Dua, Kelurahan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulaun Seribu Utara, Kepulauan Seribu, Sabtu (13/5), berlangsung sangat meriah. Pesta Laut yang digelar di atas perahu nelayan ini diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur penduduk pesisir laut atau masyarakat yang menggantungkan penghasilannya dari laut. 

Puncak acara Pesta Laut ditandai dengan pembacaan doa di dua dermaga sandar Pulau Kelapa Dua. Lalu, kegiatan dilanjutkan dengan madua sipulung yakni duduk bersila bersama sambil menyantap hidangan yang telah disediakan.

Sesepuh sekaligus Ketua Panitia Festival Pesona Bahari Pulau Kelapa Dua, H. Amir, mengatakan tradisi ini adalah bentuk kebersamaan dengan tidak membedakan antara pejabat dengan masyarakat. "Semua duduk sama rata, bersila, tidak ada bangku atau kursi. Semua menjadi setara dihadapan sang pencipta," kata Amir seperti dimuat dalam siaran pers.

Usai bersantap bersama, acara dilanjutkan dengan aksi saling siram-menyiram air laut antar-ratusan warga nelayan. Semua nelayan baik tua maupun muda dengan menggunakan kapal-kapal kayu antusias saling siram menggunakan ember maupun plastik terisi air. Mereka saling membasahi antar-warga yang berada di kapal.

Selain di atas kapal nelayan, aksi siram menyiram air juga dilakukan di daratan. Warga yang berada di sekitar dermaga juga tak mau ketinggalan untuk menyiram siapa saja yang lewat di depan mereka, termasuk seluruh undangan yang hadir. 

"Ini memang menjadi tradisi sejak nenek moyang kami, aksi siram menyiram ini sebagai tanda berbagi keceriaan setelah setahun penuh kita mendapatkan rejeki dari hasil melaut. Tidak ada rasa marah saat disiram air, tanda kita semua bersyukur," kata Amir. 

Apresiasi tinggi ditunjukkan Asisten Ekonomi Pembangunan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Arief Wibowo. Ia berharap kegiatan pesta laut merupakan tradisi tahunan masyarakat nelayan Pulau Kelapa Dua yang telah berlangsung sejak 20 tahun lalu. 

"Dukungan Kemenpar (Kementerian Pariwisata) membuat kegiatan ini berlangsung sangat meriah dan menjadi makna dari Pesta Laut itu sendiri yakni sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT setelah selama satu tahun mengeruk hasil kekayaan laut berupa ikan," katanya.

Menanggapi hal ini, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementeria Pariwisata Esthy Reko Astuti menyatakan Kemenpar memang sangat mendukung kegiatan di daerah yang telah ditetapkan menjadi destinasi 10 "Bali Baru" ini.

Halaman:

Editor: Muhammad Adi

Tags

Terkini

X