• Selasa, 28 September 2021

Angka Kematian Ibu dan Bayi di Kabupaten Serang Menurun

- Kamis, 6 April 2017 | 14:11 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Sri Nurhayati.*
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Sri Nurhayati.*

SERANG, [NEWSmedia] - Angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Kabupaten Serang secara signifikan mulai menurun. AKI dan AKB Kabupaten Serang pada tahun 2016 berada di bawah AKI dan AKB Nasional yang berada pada 356/100.000 sementara di Kabupaten Serang hanya 170/100.000.

Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Sri Nurhayati saat ditemui di Puskesmas Ciruas Kabupaten Serang, Kamis (6/4/2017).

"Dibanding Tahun 2015, tahun ini menurun, tahun 2016 ada 59 orang, kalau estimasi dengan angka kematian ibu, kita berada dibawah angka Nasional yang mencapai 356/100.000, kalau kita estimasi kira-kira 170/100.000 jadi dibawah angka nasional, tapi kita tidak boleh terbuai oleh angka itu," kata Sri kepada awak media.

Ia mengatakan, banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kematian ibu dan bayi, salah satunya adalah disebabkan oleh pendarahan, infeksi, eklamsi dan penyakit tidak menular.

"Selama 2017 ini sudah 13 orang, itu karena penyakit tidak menular lima orang, hipertensi yang banyak, jantung, gagal ginjal dan penyakit tidak menular lainnya dan itu ada dibeberapa kecamatan, tapi tidak semua kecamatan, ada sekitar 12 kecamatan," terangnya.

Sementara itu, Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengatakan, pihaknya akan terus berupaya untuk menekan angka kematian ibu dan angka kematian bayi di Kabupaten Serang, bahkan pihaknya akan melakukan pantauan secara ketat.

"Salah satu programnya, kita telah jalankan program Rumah Tunggu, disana ibu-ibu hamil akan dipantau sebelum melahirkan, tapi kedepan kita akan siapakan Rumah Tunggu itu untuk pemantauan ibu-ibu hamil sebelum dan sesudah melahirkan, kita akan kontrol, setelah aman boleh pulang," pungkasnya. [Ahi]

Editor: Muhammad Adi

Tags

Terkini

X