• Jumat, 24 September 2021

Rekomendasi Menteri Belum Keluar, Bandara Bansel Terancam Mangkrak

- Senin, 1 Mei 2017 | 10:55 WIB
Bupati Pandeglang saat Seba Gede Baduy di Museum Negeri Banten, Sabtu (29/4/2017) malam.
Bupati Pandeglang saat Seba Gede Baduy di Museum Negeri Banten, Sabtu (29/4/2017) malam.

SERANG, [NEWSmedia] - Rencana Pembangunan Bandara Banten Selatan hingga saat ini belum bisa dilaksanakan, karena masih menunggu hasil revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang diajukan oleh Pemprov Banten dan Pemkab Pandeglang kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR).

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Penjabat Gubernur Banten, Nata Irawan untuk melaksanakan revisi tersebut, sebab menurutnya, pembangunan Bandara Bansel akan terhambat jika belum ada rekomendasi Menteri ATR.

"Saya berharap penetapan lokasi agar segara turun, tapi kalau rekomendasi dari Menteri ATR tidak turun, itu yang jadi kendala," kata Irna saat ditemui di Museum Negeri Banten, Sabtu (29/4/2017) malam.

Ia mengatakan, dirinya ingin meminta izin kepada Penjabat Gubernur Banten, Nata Irawan untuk menghadap ke Menteri ATR agar rekomendasi usulan revisi RTRW bisa segera keluar.

"Proyek strategis ini harus dikawal, kalau miss, bisa gagal proyek nasional ini, karena kami juga selaku tuan rumah, tidak bisa lepas tangan," terangnya.

Selain itu, ia juga menegaskan, pembangunan Bandara Bansel yang awalnya direncanakan di Kecamatan Panimbang, sekarang bergeser ke Kecamatan Sobang dan telah mendapat izin dari Menteri Kehutanan untuk menggunakan lahan Perhutani, walaupun harus menunggu legal formil RTRW tersebut.

"Tapi kan harus ada legal formal, bahwa RTRW harus direvisi dan kami juga sedang merevisi RTRW di Kabupaten Pandeglang, mudah-mudahan dari Kementerian segera turun ke Pemprov Banten dan Pemrov Banten melakukan tahapan selanjutnya," pungkasnya. [Ahi]

Editor: Muhammad Adi

Tags

Terkini

X