• Minggu, 3 Juli 2022

Kurangnya Keterampilan Faktor Penyebab Tingginya Angka Pengangguran di Banten

- Sabtu, 22 Juli 2017 | 14:49 WIB
Balai Latihan Kerja Serang.*
Balai Latihan Kerja Serang.*

SERANG, [NEWSmedia] - Sebagian besar Kabupaten/Kota yang berada di wilayah Provinsi Banten merupakan daerah Industri. Tercatat lebih dari 14.000 perusahaan berdiri khususnya di wilayah Cilegon, Serang Timur dan Tangerang. Dengan jumlah yang begitu banyak, idealnya angka pengangguran menjadi kecil. Sayangnya yang terjadi tidak demikian.

Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia mencatat, Banten berada di posisi empat dengan total pegangguran terbanyak di Indonesia. Angkanya mencapai 7,75 persen atau setara dengan 462 ribu orang.

Sebab, kurangnya pendidikan formal bagi Sumber Daya Manusia (SDM). ”Itu menandakan kalau Banten belum mampu mencukupi kebutuhan pasar,” ujar Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Banten, Al Hamidi di Serang, Jumat (21/7/2017).

Potensi SDM di Banten, jelas Hamidi, masih lemah. Selain itu, hubungan industrial yang terjadi juga belum harmonis.

"Masih sering terjadi unjuk rasa. Di sini masih sering (terjadi) audiensi serikat buruh terkait hal-hal normatif yang dilanggar perusahaan," ujarnya kembali.

Kemudian, dia juga menyebutkan, ada 25.000 tenaga kerja dari luar daerah yang diizinkan masuk Banten. Tenaga kerja asing yang masuk pun cukup banyak, mencapai 10.000 orang.

Hal tersebutlah yang kemudian jadi masalah persiangan penempatan tenaga kerja dan tingkat kompetensi.

"Sebagian besar (Tenaga Kerja Asing) dari Tiongkok,” tambahnya.

Terkait dengan persaingan dalam ketenagakerjaan tersebut, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Banten pun membuat beberapa langkah untuk mendapat solusi.

Halaman:

Editor: Mulyadi

Tags

Terkini