• Senin, 29 November 2021

Pelantikan Jokowi-Ma'ruf dan Pertaruhan Citra Indonesia di Mata Dunia

- Jumat, 18 Oktober 2019 | 12:42 WIB
Joko Widodo dan Ma'ruf Amin .*
Joko Widodo dan Ma'ruf Amin .*

[NEWSmedia] - Hanya tinggal menghitung hari, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin akan diambil sumpahnya untuk memimpin Indonesia dalam lima tahun ke depan. Mata dunia akan tertuju ke Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta yang menjadi venue pelantikan sang pemimpin petahana bersama wakil barunya itu.

Sederet persiapan pun dilakukan, mulai dari bersoleknya gedung parlemen, pengamanan ekstra ketat hingga para relawan pendukung dari berbagai daerah yang siap menyambut kedua pemimpin itu di Istana Negara pasca-dilantik.

Tak banyak yang diserukan Jokowi menyongsong hari pelantikannya bersama Ma'ruf Amin. Ia hanya ingin penyelenggaraan seremoni pelantikan itu berlangsung secara sederhana, namun tanpa mengurangi esensi dari acara pelantikan presiden dan wakil presiden itu sendiri.

"Saya juga menyampaikan bahwa penyelenggaraan upacara dan perayaan di dalam pelantikan dilakukan sederhana saja, tapi juga tanpa mengurangi kehikmatan dan keagungan acara itu, saya rasa itu yang kami sampaikan," kata Jokowi di Istana Merdeka, Rabu 16 Oktober 2019.

Kepala Negara bahkan mempersilakan bila elemen relawan pendukungnya di Pilpres 2019 lalu hendak menggelar syukuran untuk merayakan pelantikan Jokowi-Ma'ruf. "Ya, kalau mau syukuran juga tidak apa-apa, kan syukur," katanya menambahkan.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku belum mengetahui rencana arak-arakan dirinya setelah dilakukan pelantikan di Gedung MPR/DPR. Namun, ia tidak mempersoalkan soal rencana yang akan dilakukan para relawannya.

"Kalau mau arak-arakan juga enggak apa-apa, ada arak-arakan," kata dia.

Karnaval Budaya Batal Digelar

Pelaksanaan syukuran inaugurasi dalam pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 yang di dalamnya terdapat karnaval budaya penyambutan Presiden Jokowi akhirnya dibatalkan.

Halaman:

Editor: Muhammad Adi

Tags

Terkini

X