• Sabtu, 4 Desember 2021

Gubernur Banten Pecat 20 Pejabat Dinas Kesehatan

- Selasa, 1 Juni 2021 | 07:35 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim di ruang kerja. (Dok: Pemprov Banten)
Gubernur Banten Wahidin Halim di ruang kerja. (Dok: Pemprov Banten)

TANGERANG, [NEWSmedia] - Gubernur Banten Wahidin Halim melakukan pemecatan terhadap 20 pejabat di Dinas Kesehatan. Puluhan pejabat itu diberhentikan secara tidak hormat dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Ya, mereka saya pecat karena melarikan diri dari tanggung jawab sehingga tidak layak lagi menjadi ASN. Mereka memang layak dipecat sebagai ASN,” kata Wahidin Halim menjawab pertanyaan wartawan di rumah pribadinya Jalan Haji Djiran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Senin (31/5/2021) malam, seperti dikutip dari portal berita tangerangnews.com.

Sebelumnya, 20 pejabat tersebut mengirimkan surat kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Banten menyatakan mengundurkan diri terkait ditetapkannya seorang Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) berinisial LS sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten dalam kasus dugaan korupsi pengadaan masker.

Dalam surat pengunduran diri, 20 pejabat itu menyatakan kecewa karena tidak ada upaya perlindungan dari pimpinan atas penetapan tersangka rekannya sesama pejabat di Dinkes Banten.

Berita terkait: 20 Pejabat Dinkes Banten Ramai-ramai Buat Surat Pengunduran Diri

Namun sikap para pejabat tersebut oleh Gubernur Banten Wahidin Halim dianggap sebuah pelanggaran, sehingga gubernur langsung melakukan tindakan pemberhentian secara tidak hormat kepada 20 pejabat tersebut dan memecatnya dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Saya menilai mereka layaknya anggota militer yang lari dari medan peperangan. Oleh karena itu, mereka yang lari dari tanggung jawab diberhentikan secara tidak hormat,” ujar Wahidin Halim.

Mantan Wali Kota Tangerang yang biasa dipanggil WH itu mengatakan saat ini pemerintah sedang bersusah payah menghadapi pandemi Covid-19 yang belum selesai. Dinas Kesehatan adalah institusi yang sangat dibutuhkan dalam poses penangggulangan Covid-19.

Gubernur WH juga langsung memanggil Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Komarudin ke kediamannya untuk memproses pemecatan 20 pejabat yang dianggap lari dari tanggungjawab itu.

Halaman:

Editor: Mulyadi

Tags

Terkini

X