• Minggu, 19 September 2021

Perpusnas Kembangkan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, Dorong Kesejahteraan Rakyat

- Selasa, 15 Juni 2021 | 15:35 WIB
Bimtek Literasi untuk Kesejahteraan di Ledian Hotel, Kota Serang, Selasa (15/5/2021).*
Bimtek Literasi untuk Kesejahteraan di Ledian Hotel, Kota Serang, Selasa (15/5/2021).*

SERANG, [NEWSmedia] - Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas) saat ini tengah mengembangkan perpustakaan berbasis inklusi sosial (PBIS).

Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando mengatakan, salah satu upaya penting dalam PBIS adalah mengubah paradigma perpustakaan dari gudang buku menjadi perpustakaan yang dapat memberdayakan masyarakat dengan pendekatan teknologi informasi.

“Transformasi perpustakaan memiliki peran signifikan meningkatkan kemampuan masyarakat, sehingga mereka mampu mengubah kualitas hidupnya menjadi lebih baik.” katanya saat Bimtek Literasi untuk Kesejahteraan di Ledian Hotel, Kota Serang, Selasa (15/5/2021).

Ia menjelaskan, transformasi layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial menitikberatkan pada peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan agar layanan perpustakaan mampu memahami kebutuhan masyarakat.

“Juga dengan memberikan inovasi layanan dengan melibatkan masyarakat serta membangun kerja sama dengan berbagai pihak untuk mewujudkan layanan perpustakaan yang sesuai kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Selain menyediakan sumber-sumber bacaan informasi dan pengetahuan, lanjutnya, perpustakaan juga memfasilitasi masyarakat dengan berbagai kegiatan, pelatihan dan keterampilan untuk pemberdayaan sosialekonomi masyarakat.

“Peran perpustakaan harus ditingkatkan sebagai wahana pembelajaran bersama untuk mengembangkan potensi masyarakat,” ucapnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Banten, Usman Asshiddiqi Qohara menyampaikan, transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, atau yang saat ini lebih sering disingkat TPBIS baru berjalan tiga tahun di Provinsi Banten.

“Tapi manfaat dan dampak program ini telah dirasakan, bukan hanya oleh pengelola perpustakaan tapi juga oleh masyarakat sekitar,” kata Usman. [ahi]

Halaman:

Editor: Mulyadi

Tags

Terkini

X