• Minggu, 19 September 2021

Ternyata, SD Peradaban Kota Serang Terapkan ‘Full Day School’ Sejak 2005

- Senin, 17 Oktober 2016 | 07:43 WIB
Salah satu sesi belajar di SD Peradaban Kota Serang.*
Salah satu sesi belajar di SD Peradaban Kota Serang.*

SERANG, [NEWSmedia] - Sistem full day school untuk pendidikan dasar (SD dan SMP) yang digagas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy rupanya bukan hal baru di SD Peradaban Kota Serang.

Kepala SD Peradaban Kota Serang, Salim mengatakan sistem full day school sudah diterapkan di sekolahnya sejak 2005. Meski demikian, ia menyambut baik gagasan full day school oleh Mendikbud Muhadjir Effendy.

“Sistem atau model pendidikan full day school ini sangat baik kalau diterapkan di indonesia,” kata Salim kepada NEWSmedia belum lama ini.

Menurut Salim, sistem full day school yang menambah jam belajar di sekolah, dapat meminimalisasi hal negatif yang terjadi pada peserta didik. “Terutama ketika orang tua mereka masih sedang bekerja,” tuturnya.

Di Indonesia, kata Salim model pendidikan dengan sistem full day school sudah ada sejak lama. Salah satunya di SD Peradaban Kota Serang.

“Orang banyak mengira sistem pendidikan sehari penuh atau full day school merupakan model atau sistem pendidikan baru. Padahal di Indonesia sudah ada model pendidikan seperti ini sejak lama. Contohnya SD Peradaban Kota Serang ini. Sejak berdiri pada tahun 2005 hingga saat ini, SD peradaban sudah memberlakukan full day school,” ungkap Salim.

Ia pun berharap agar pemerintah betul-betul serius menerapkan sistem atau model pendidikan full day school.

“Kalau Kemendikbud sudah menggagas dengan matang, maka jangan hanya menerapkannya saja. Akan tetapi memikirkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan di sekolah-sekolah, karena akan lebih banyak membutuhkan fasilitas belajar, sehingga tingkat kenyamanan belajar siswa pun terbangun,” ujarnya.

Di SD Peradaban Kota Serang, sistem pendidikan full day school dikemas dengan metode pendidikan ‘fun learning’ sebagaimana ciri khas dari sekolah peradaban. Suasana belajar dan kondisi lingkungan dibuat secara menyenangkan.

Halaman:

Editor: Mulyadi

Tags

Terkini

ICW: Anak-anak Indonesia Belum Sepenuhnya Merdeka

Rabu, 18 Agustus 2021 | 08:00 WIB
X