• Jumat, 24 September 2021

Kemendibud Bakal Permanenkan Belajar Jarak Jauh, DPR: Ada Yang Tak Bisa Digantikan Sistem Tatap Muka

- Selasa, 7 Juli 2020 | 15:06 WIB
Foto ilustrasi.*
Foto ilustrasi.*

[NEWSmedia] - Jakarta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendibud) berencana menerapkan metode pendidikan jarak jauh  secara permanen.

Terkait hal ini, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menilai kebijakan itu sangat mungkin dilakikan setelah pandemi corona berlalu. 

"Yang saya tangkap dari pernyataan tersebut maksudnya adalah setelah semua adaptasi yang telah kita lakukan selama pandemi, tidak mungkin kita kembali lagi sepenuhnya melakukan KBM dengan cara-cara lama," kata Hetifah, Senin (6/7/2020). 

Menurutnya, pemerintah juga perlu memaksimalkan teknologi yang sudah dipelajari untuk mengoptimalkan proses belajar mengajar, dengan  mengkombinasikan sistem pendidikan jarak jauh dengan tatap muka.

Karenanya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini, berharap kedepannya Kemendikbud akan menerapkan beberapa strategi untuk meningkatkan akses terhadap teknologi.

"Antara lain memastikan setiap satuan pendidikan memiliki infrastruktur TIK yang memadai, bekerjasama dengan provider dan membuat paket subsidi internet, juga bekerjasama dengan Kominfo dan PLN untuk menyediakan akses internet dan listrik yang merata. Itu semua tercantum dalam draft peta jalan pendidikan nasional 2020-2035," ungkap Hetifah. 

Dia melihat, pemanfaatan teknologi bisa dimanfaatkan untuk menjembatani kesenjangan pendidikan.

"Kesenjangan kualitas dan geografis bisa sedikit banyak teratasi dengan bantuan teknologi. Misalnya, anak-anak di pelosok sekarang bisa mendapatkan pengajaran dari guru-guru terbaik skala nasional melalui bantuan aplikasi. Ini bisa kita manfaatkan untuk pemerataan," ucap Hetifah. .

Namun demikian, dia mengingatkan agar Kemendikbud memperhatikan kesediaan akses untuk semua merupakan prasyarat, jika tidak justru ini bisa menambah kesenjangan.

Halaman:

Editor: Muhammad Adi

Tags

Terkini

X