• Rabu, 8 Desember 2021

Buntut Kicauan 'Kiai Brakokok' Anggota Fraksi Demokrat, DPRD Kota Serang Didemo Massa

- Kamis, 6 Juli 2017 | 16:01 WIB
Daddy Hartadi koordinator lapangan saat diwawancara disela-sela demo di Kantor DPRD Kota Serang, Kamis (6/7/2017)
Daddy Hartadi koordinator lapangan saat diwawancara disela-sela demo di Kantor DPRD Kota Serang, Kamis (6/7/2017)

SERANG [NEWSmedia] - Puluhan orang yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Jaga Ulama (Arjalama) melakukan aksi unjukrasa didepan halaman kantor DPRD Kota Serang, Ciceri, Kamis (6/7/2017).

Dalam aksinya, massa menuntut Anggota DPRD Kota Serang, Firdaus Gozhali untuk bertanggung jawab secara hukum atas tulisannya di halaman Facebook yang menista dan melakukan ujaran kebencian terhadap Ulama atau Kiai.

"Demokrat dan DPRD harus berikan sanksi tegas kepada Firdaus Gozhali," kata Koordinator Lapangan, Daddy Hartadi di Halaman Kantor DPRD Kota Serang. Kamis, (6/7/2017).

Menurutnya, Firdaus Gozhali telah menghina dan melecehkan Ulama dengan mengatakan 'Kiai Brakokok' yang artinya dalam bahasa sunda adalah bodoh.

"Distatus facebooknya itu jelas dia mengatakan Kiai Brakokok. Itu dalam bahasa sunda artinya bodoh. Masa kiai dilecehkan begitu, kan enggak pantas," katanya.

Dalam statusnya Firdaus Ghozali yang berasal Fraksi Partai Demokrat itu menyebutkan 'Kyai Al Mubah Brakokok... Kenang tabok sampe inbox nelpo ne kaye wong mabok... Tak tabok maning bae lah tuman,' yang artinya (Kiai Al Mubah bodoh kena tabok sampai inbox nelponnya seperti orang mabuk... Saya tabok lagi aja lah biar kapok).

-

Daddy berharap, agar Partai Demokrat dan Lembaga DPRD Kota Serang mengevalusi perilaku dan sikap anggotanya tersebut. Pasalnya dapat merusak nama baik wilayah dan lembaga terhormat.

"Diberi sanksi yang tegas sehingga betul-betul bisa memberikan efek jera, biar engga sembarangan kalau ngomong. Apalagi sama sekelas kiai," tegasnya.

Halaman:

Editor: Mulyadi

Tags

Terkini

X