• Selasa, 28 September 2021

Isu Dinasti Sudah Tidak Relevan, Mendagri: Politik Dinasti Sah-sah Saja

- Senin, 26 September 2016 | 09:52 WIB
Foto ilustrasi.*
Foto ilustrasi.*

BANTEN,  [NEWSmedia] – Fenomena politik dinasti masih terjadi di Indonesia. Saat kepala daerah ‘mewariskan’ jabatan ke kerabatnya dinilai hal yang biasa saja. Toh, Mahkamah Konstitusi sudah membolehkan.

“Politik dinasti, tidak terlalu jelek ya. Itu tergantung dari manusianya. Boleh saja dia mencalonkan anaknya, cucu, suami, sah-sah saja. Kan MK sudah membolehkan,” jelas Tjahjo di Jakarta, Senin (26/9/2016).

Di Pilkada ini ada calon kepala daerah yang berkerabat dengan petahana. Biasanya kerabat atau keluarga maju karena si petahana sudah tak bisa mencalonkan diri lagi.

“Ini merupakan hak asasi bagi yang susah dewasa, apapun posisinya, apapun statusnya. Sekarang tinggal kontrol masyarakatnya lebih ketat. Yang bersangkutan juga harus menepati dengan baik,” terangnya.

Tjahjo memberi contoh, kepala daerah yang merupakan hasil politik dinasti ada yang bagus, walau ada juga yang jelek.

“Yang muda kaya Gubernur Lampung bagus, ada yang muda kaya Bupati Banyuasin ya terima nasib aja. Ke depan saya kira tidak ada masalah, yang muda maupun yang tua, itu tahan mental tidak,” tuturnya.

Sementara itu, hal yang sama dilontarkan oleh Direktur Lembaga Survei Konsep Indonesia, Veri M Arifuzzaman. Hembusan isu soal dinasti politik dalam perhelatan pilgub Banten 2017 di nilai sudah tidak relevan dan laku lagi, pasalnya, bakal calon kandidat gubernur masih bagian dari rezim lama, termasuk pejawat saat ini, Rano karno.

Veri menyatakan, isu dinasti kini sudah tak menarik lagi. Apalagi, setelah Mahkamah Konstitusi mencabut larangan pencalonan bagi keluarga sedarah di daerah yang sama.

“Isu dinasti enggak laku, apalagi MK sudah menghapus larangan mencalonkan bagi keluarga sedarah di daerah yang sama. Pilkada serentak 2015 lalu terbukti keluarga besar Atut tetap menang di tiga daerah yaitu Kabupaten Serang Kota Tangsel dan Kabupaten Pandeglang,” ujarnya.

Halaman:

Editor: NEWSmedia

Tags

Terkini

X