• Minggu, 19 September 2021

Lagi, Tim Advokasi Vera-Nurhasan Laporkan Dugaan Pelanggaran di Pilkada Kota Serang

- Senin, 19 Maret 2018 | 14:07 WIB
Ferry Renaldy, Koordinator Tim Advokasi Vera-Nurhasan kembali memberikan laporan dugaan pelanggaran Pilkada Kota Serang ke kantor Panwaslu Kota Serang, Senin (19/3/2018).*
Ferry Renaldy, Koordinator Tim Advokasi Vera-Nurhasan kembali memberikan laporan dugaan pelanggaran Pilkada Kota Serang ke kantor Panwaslu Kota Serang, Senin (19/3/2018).*

SERANG, [NEWSmedia] - Tim Advokasi pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang nomor urut 1, Vera Nurlaela-Nurhasan kembali mendatangi Kantor Panwaslu Kota Serang. Kali ini, tim melaporkan empat dugaan pelanggaran terkait pemasangan alat peraga kampanye (APK).

Koordinator Tim Advokasi Vera-Nurhasan, Ferry Renaldi mengatakan, kedatangannya kali ini, untuk melaporkan beberapa hal terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Serang nomor urut 3 yakni Syafrudin-Subadri.

"Ada empat dugaan pelanggaran, terkait pemasangan alat peraga kampanye (APK) yang tersebar di beberapa titik di Kota Serang," kata Ferry saat ditemui di Kantor Panwaslu Kota Serang, Senin (19/3/2018).

Ia mengungkapkan, dugaan pelanggaran yang pertama, terkait dengan pemasangan banner dan pemasangan sticker di sekitar posko Syafrudin-Subadridi Jl. Bhayangkara, Cipocok Jaya, Kota Serang.

"Sticker itu melebihi sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan KPU Nomor 4 tahun 2017, yang seharusnya berukuran 5x10cm. Ini menjadi pertanyaan, apakah posko itu sudah terdaftar ke KPU dan apakah sudah disetujui oleh KPU, ini agar ada upaya dari Panwaslu untuk memanggil timses paslon nomor tiga,” terangnya.

Laporan lainnya yakni terkait masih adanya poster yang tersebar di pinggir rel kereta api di sekitar wilayah Cinanggung dan Sumur Pecung. Menurut Ferry, pemasangan APK paslon nomor urut 3 di Pilkada Kota Serang itu yang tidak sesuai dengan PKPU.

Baca juga: Tim Advokasi Vera-Nurhasan Laporkan KPU Kota Serang ke Panwaslu

"Keempat, masih adanya bahan sosialisasi yang terpasang di pinggir jalan, masih ada banner lama. Maksud kami, ini seharusnya sudah bersih, tidak ada lagi yang seperti ini," ujarnya.

Ferry berharap kepada Panwaslu Kota Serang untuk bertindak tegas dalam menyikapi laporan-laporan yang sudah disampaikan. Sebab, menurutnya, hal tersebut akan menjadi ukuran kinerja Panwaslu Kota Serang.

Halaman:

Editor: Muhammad Adi

Tags

Terkini

X