• Jumat, 19 Agustus 2022

Lagi, 3 Dugaan Pelanggaran di Pilkada Pandeglang Dilaporkan ke Bawaslu

- Selasa, 20 Oktober 2020 | 21:02 WIB
Tim Advokasi Thoni-Imat melaporkan 3 dugaan pelanggaran Pilkada Pandeglang di Kantor Bawaslu Kabupaten Pandeglang, Selasa (20/10/2020).*
Tim Advokasi Thoni-Imat melaporkan 3 dugaan pelanggaran Pilkada Pandeglang di Kantor Bawaslu Kabupaten Pandeglang, Selasa (20/10/2020).*

PANDEGLANG, [NEWSmedia] - Tim advokasi pasangan calon nomor urut 2 Thoni-Imat kembali melaporkan tiga dugaan pelanggaran ke Bawaslu Kabupaten Pandeglang.

Ketua Tim Advokasi Thoni-Imat, Satria Pratama menjelaskan, tiga dugaan pelanggaran tersebut dilakukan oleh Kepala Desa dan BPD Teluk, Ketua Apdesi Kabupaten Pandeglang dan dugaan ujaran kebencian yang dilakukan di media sosial.

"Kami menemukan indikasi dugaan pelanggaran yang terjadi di Kecamatan Labuan dalam acara proses pembagian PKH di Kantor Desa Teluk," kata Satria di Kantor Bawaslu Pandeglang, Selasa (20/10/2020).

Dalam proses pembagian PKH tersebut, lanjut Satria, para Kades, Beserta BPD diduga memobilisasi masa dengan cara mengajak masyarakat yang antri untuk mengambil PKH dengan mengacungkan pose satu jari.

"BPD Sesa Teluk mengajak masyarakat untuk memilih paslon 1, Kepala Desa Teluk dengan sumringahnya bersama-sama mengacungkan pose jari 1 dengan senyum genitnya, padahal aturannya jelas bahwa Pejabat Negara, Pejabat ASN dan Kepala Desa atau sebutan lain/Lurah dilarang membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu calon selama masa kampanye," ungkapnya.

BACA JUGA: Kadindikbud Pandeglang, PSSI dan Camat Dilaporkan ke Bawaslu

Kemudian laporan kedua, terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Ketua APDESI Kabupaten Pandeglang, yaitu Kepala Desa Kalang Anyar, Kecamatan Labuan, Ibnu Hajar.

"Kami menduga, kades tersebut mengkampanyekan paslon 1 di sosmed facebooknya," terangnya.

Dan yang ketiga, Satria juga melaporkan ujaran kebencian atau black campaign, serta melecehkan profesi advokat yang dilakukan oleh Ilma Fatwa, di akun sosmed Facebook nya.

Halaman:

Editor: Mulyadi

Tags

Terkini