• Senin, 15 Agustus 2022

Diduga Kampanye di Masjid, Tim Advokasi Thoni-Imat Laporkan Irna ke Bawaslu

- Senin, 7 Desember 2020 | 21:57 WIB

PANDEGLANG, [NEWSmedia] - Tim advokasi paslon nomor urut 2 Thoni-Imat kembali melaporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh calon petahana, Irna Narulita.

Koordinator Tim Advokasi Thoni-Imat, Satria Pratama mengatakan, laporan kali ini terkait dengan dugaan pelanggaran kampanye terselubung di Masjid Jami Hidayatul muttaqin, Kecamatan Saketi dalam acara pengajian MUI Kabupaten Pandeglang.

"Di acara itu Paslon nomor urut 1 yaitu Irna Narulita hadir dan menyampaikan sambutan, sambutan tersebut dimanfaatkan oleh Irna untuk mengajak jamaah di dalam pengajian MUI tersebut untuk memilih no urut 1," kata Satria di Kantor Bawaslu Kabupaten Pandeglang, Senin (7/12/2020).

Pada laporan kali ini, lanjut Satria, pihaknya juga mendampingi seorang pemuda yang menyaksikan sekaligus mendokumentasikan kegiatan tersebut dalam bentuk foto dan video.

"Nanti ketika saya kembali lagi menjabat Bupati, anak-anak kita 2021 wajib masuk ke taman pendidikan Quran  dan itu semua bisa bapak ibu bantu untuk melanjutkan program-program baik ini," kata Irna dalam video yang diperlihatkan oleh pelapor.

Dengan adanya laporan ini maka, Paslon no 1 Irna Narulita sudah memberi contoh buruk dan tidak menghormati tempat peribadatan dan tidak menghormati para alim ulama.

"Kami menekankan, Bahwa MUI itu Ormas Keagamaan milik Umat yg tidak boleh berpolitik praktis. Mengapa tidak netral dan independen? Tapi mengapa malah memberikan Dukungan kepada Petahana, Paslon No. 1 Irna - Tanto?" pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam laporan ini yang menjadi terlapornya ialah  Irna Narulit selaku Paslon nomor 1, Kepala Desa Sindang Hayu, Muhammad Sa'ad, Ketua MUI Kecamatan Saketi, Ade dan Ketua MUI Kabupaten Pandeglang, KH Hamdi Maani. [rls]

Editor: Muhammad Adi

Tags

Terkini