Rabu, 11 Desember 2019 |
News Room - Highlight - Politik

Riset BaDaK #1: 52,2% Pelajar di Banten Tidak Butuh Informasi Politik

Selasa, 26 Nov 2019 | 13:39 WIB Dibaca: 319 Pengunjung

Penyampaian hasil riset BaDaK #1 di Kampus Untirta, Selasa (26/11/2019).*

SERANG, [NEWSmedia] - Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Agung Tirtayasa meluncurkan Banten Dalam Angka Komunikasi #1 atau Badak #1.

BaDAK#1 merupakan inisiatif Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Untirta dalam berkontribusi kepada masyarakat Banten dengan menyuguhkan hasil riset kuantitatif komunikasi.

Sebagai tahun pembuka, data kuantitatif yang diangkat adalah terkait Literasi Informasi Pelajar SLTA/Sederajat di Provinsi Banten. Bagimana Pelajar SLTA/Sederajat di Banten memilih sumber, jenis, mengevaluasi dan menggunakan informasi. 

Hasil riset menunjukan bahwa pada kategori sumber informasi penambah pengetahuan yang paling banyak dipilih oleh pelajar SLTA/Sederajat di Banten adalah Media Sosial, sebesar 52,2%. Sedangkan sekolah sebagai sumber informasi penambah pengetahuan sebesar 23,9%. 

Kemudian terkait dengan kategori jenis informasi yang tidak dibutuhkan, menurut hasil survey adalah Informasi Politik sebesar 52,2%. Sementara terkait dengan evaluasi informasi yang paling banyak dilakukan pun terkait informasi politik sebesar 32,7%.  

Penyampai Hasil Riset BaDAK#1 Untirta, Darwis Sagita mewakili tim dosen Ilmu Komunikasi FISIP Untirta mengatakan, selain riset tersebut, pihaknya sudah dilakukan pendalaman terkait dengan literasi informasi terhadap Pelajar dan Mahasiswa melalui FGD beberapa waktu lalu.

"Hasilnya menegaskan bahwa sumber informasi utama pelajar dan mahasiswa di Banten saat ini adalah media sosial," kata Darwis melalui siaran pers yang diterima, Selasa (26/11/2019).

Selain itu, Darwis juga berharap hasil riset BaDak#1 yang menyatakan Pelajar SMA/Sederajat di Banten merasa tidak butuh akan informasi politik dan merasa pentingnya untuk mengevaluasi informasi politik, sebaiknya ditindaklanjuti oleh para stake holder terkait.

"Mengingat salah satu urgensinya adalah bahwa usia pelajar tingkat SMA beririsan dengan usia kelompok pemilih pemula pada kontestasi Pemilihan Umum," pungkasnya.

Untuk diketahui, pada Tahun 2020 beberapa daerah di Provinsi Banten akan melakukan Pilkada serentak, di antaranya Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Pandeglang dan Kota Tangerang Selatan. [rls]

Editor: Ahmad Hifni
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Riset BaDaK #1: 52,2% Pelajar di Banten Tidak Butuh Informasi Politik
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top