Kamis, 17 Juni 2021 |
News Room

Terciduk Saat Karaoke Bersama 4 Pemandu Lagu, Oknum ASN Pemprov Banten Disanksi Turun Pangkat

Rabu, 27 Jan 2021 | 11:13 WIB Dibaca: 374 Pengunjung

[NEWSmedia] - Oknum aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten dijatuhi hukuman disiplin berat, belum lama ini. Hal itu diberikan lantaran yang bersangkutan terjaring operasi yustisi peneggakan disiplin protokol kesehatan (prokes) di sebuah tempat hiburan malam pada akhir Desember 2020. 

Seperti diketahui, oknum ASN Pemprov Banten itu terciduk razia saat asyik berkaraoke bersama empat perempuan pemandu lagu di Kawasan Legok, Kecamatan Taktakan, Kota Serang. Di sana dia juga ditemani seorang ASN dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Banten.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Komarudin mengatakan, pihaknya telah memproses tindakkan indisipliner penerapan prokes Covid-19 oleh oknum ASN Pemprov Banten tersebut. Bahkan, pihaknya telah memberikan hukuman disiplin tingkat berat belum lama ini.  

“ASN yang kena razia di tempat hiburan telah dijatuhi hukuman disiplin tingkat berat berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama tiga tahun,” ujarnya.

Komarudin menuturkan, meski telah dijatuhi hukuman berat namun yang bersangkutan tetap bertugas di organisasi perangkat daerah (OPD) yang sama. SF juga hingga kini masih berstatus ASN aktif dan tidak dikenaikan hukuman skors. “Masih aktif di OPD asal,” katanya.

Dengan pemberian hukuman tersebut, kata dia, maka ASN di lingkup Pemprov Banten diimbau untuk bisa selalu menjaga prokes. Baik untuk keamanan diri sendiri maupun keluarga dan masyarakat. Sebab, dengan statusnya sebagai abdi negara maka sudah seyogyanya menjadi contoh bagi masyarakat.

Ia juga menegaskan, tidak segan memproses dan menjatuhi hukuman berat bagi ASN yang kedapatan melanggarkan disiplin pegawai. Tak hanya soal prokes Covid-19, namun juga terhadap seluruh sikap indisipliner lainnya. “Siapa pun yang melakukan pelanggaran terhadap prokes akan ditindak secara tegas,” ungkap Komarurin.

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menegaskan, sejak awal dirinya sudah menginstruksikan agar ASN di lingkup Pemprov Banten selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Oleh karena itu, bagi siapa pun yang melanggarkan akan diberi sanksi yang layak.

“Kalau memang terbukti kita akan proses. Saya akan berikan sanksi. Kita panggil dulu, ada sanksi ringan, sedang dan sanksi berat,” tuturnya. [brc]

Editor: Newsmedia
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Terciduk Saat Karaoke Bersama 4 Pemandu Lagu, Oknum ASN Pemprov Banten Disanksi Turun Pangkat
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top